
Foto: Sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) diserahkan Direktur PT Bimaruna Jaya, Mr. Woo Taekyu di Auditorium Wisma Korindo, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026)
JAKARTA – PT Bimaruna Jaya (BRJ), unit usaha Korindo Group yang bergerak di bidang logistik, resmi memperoleh sertifikasi Authorized Economic Operator (AEO) Indonesia dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Sertifikasi AEO merupakan bentuk pengakuan bagi perusahaan yang dinilai memenuhi standar kepatuhan kepabeanan, sistem pengendalian internal, keamanan logistik, serta kondisi keuangan yang sehat.
Sertifikat tersebut secara simbolis diserahkan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jakarta, Akhmad Rofiq dan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Jakarta, Iwan Setyaboedhi kepada Direktur Bimaruna Jaya, Mr. Woo Taekyu di Auditorium Wisma Korindo, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026).
Dengan status ini, BRJ menjadi perusahaan logistik asal Korea pertama di Indonesia yang berhasil mengantongi sertifikasi AEO. Terlebih, selama ini sertifikasi AEO di Indonesia lebih banyak dimiliki oleh perusahaan manufaktur, sementara jumlah perusahaan dari sektor logistik masih terbatas.
Direktur PT Bimaruna Jaya, Mr. Woo Taekyu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan tonggak penting bagi perusahaan. Menurutnya, sertifikasi AEO tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga komitmen untuk meningkatkan standar layanan ke depan.

Foto: Sertifikasi AEO merupakan simbol kepercayaan bahwa BRJ adalah perusahaan berisiko rendah. BRJ hingga saat ini tidak memiliki pelanggaran dan selalu patuh
“Pencapaian ini merupakan kehormatan dan pencapaian yang besar bagi BRJ. Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan, karena kepercayaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk bekerja lebih baik,” ujar Mr. Woo Taekyu.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jakarta, Akhmad Rofiq, dalam pernyataannya menegaskan bahwa sertifikasi AEO merupakan wujud kepercayaan DJBC kepada BRJ.
Sertifikat ini diberikan setelah dilakukan penilaian yang meliputi aspek integritas, kondisi keuangan, hingga sistem inventory.
Ia menyampaikan bahwa perusahaan bersertifikasi AEO dikategorikan sebagai low risk, sehingga DJBC dapat memberikan layanan khusus melalui penyederhanaan proses. Skema Mutual Recognition Arrangement (MRA) juga memungkinkan perusahaan AEO menikmati kemudahan lintas negara. Manfaat tersebut memperkuat daya saing global perusahaan.
“Dengan AEO ini, Bea dan Cukai melepaskan sebagian tanggung jawabnya kepada BRJ karena kami percaya BRJ adalah perusahaan berisiko rendah. BRJ hingga saat ini tidak memiliki pelanggaran dan selalu patuh,” ujar Akhmad Rofiq.
Sementara itu, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Jakarta, Iwan Setyaboedhi, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pelayanan kepada BRJ.
“Kami siap melayani perintah Kanwil. Kantor kami sudah berstatus WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) sehingga siap memberikan pelayanan dan penjelasan terbaik,” tegas Iwan.
Manfaat dan Nilai Strategis AEO
Perusahaan bersertifikasi AEO berhak memperoleh berbagai fasilitas, di antaranya penyederhanaan proses kepabeanan, pengurangan tingkat pemeriksaan fisik, percepatan layanan dan clearance, kemudahan dalam komunikasi dengan otoritas bea cukai, serta fasilitas tambahan melalui skema MRA dengan negara mitra.
Melalui fasilitas tersebut, sertifikasi AEO dipandang sebagai instrumen strategis yang mampu meningkatkan efisiensi logistik perusahaan sekaligus memperkuat kepercayaan pemerintah dan mitra internasional.
Dengan sertifikasi AEO yang baru diterima, BRJ diharapkan dapat semakin optimal dalam menghadapi dinamika perdagangan global, terutama di tengah tren efisiensi rantai pasok dan percepatan arus barang.
Upacara penyerahan sertifikat yang berlangsung khidmat ini menjadi penanda era baru bagi BRJ, sekaligus menjadi contoh kolaborasi positif antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong ekosistem logistik yang lebih aman, transparan, dan kompetitif. (PR)








