Skip to main content

Aspex Kumbong Bantu Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Bogor

By 2 Februari 2026Februari 5th, 2026Berita Grup2 min read

Foto: Seorang kader Posyandu Tulip 2 melakukan penimbangan bayi dalam kegiatan Posyandu di Desa Dayeuh, Cileungsi, Bogor yang mencatat peningkatan kehadiran sasaran berkat dukungan CSC PT Aspex Kumbong.

CILEUNGSI — Dukungan Corporate Social Contribution (CSC) dari PT Aspex Kumbong berkontribusi dalam memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak melalui peningkatan partisipasi warga di Posyandu Tulip 2, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Tingkat kehadiran sasaran Posyandu tercatat meningkat dari sekitar 50 persen menjadi mendekati 90 persen.

Posyandu Tulip 2 melayani masyarakat Desa Dayeuh. Pada kegiatan Posyandu terbaru, anak usia 0–5 mengikuti layanan kesehatan yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi dan lingkar kepala, pemberian vitamin A, obat cacing, serta pemeriksaan kesehatan ibu hamil.

Ketua Posyandu Tulip 2, Ismaniah, pada Senin (2/2/2026) mengatakan pelaksanaan Posyandu yang dilakukan bekerja sama dengan Puskesmas Cileungsi dan mendapat dukungan CSC dari PT Aspex Kumbong.

“Bidan dari Puskesmas memberikan layanan imunisasi dan pemeriksaan ibu hamil, sementara dukungan perusahaan membantu pembiayaan PMT (Pemberian Makan Tambahan),” ujarnya.

Ia menjelaskan, bantuan CSC Aspex Kumbong dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu dan variasi menu PMT agar lebih bergizi dan menarik. Menu PMT disusun oleh Puskesmas dengan mengedepankan bahan pangan sehat, minim proses, serta tanpa tambahan pengawet.

Foto: Kegiatan Posyandu Tulip 2 Desa Dayeuh meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pengukuran lingkar kepala, pemberian vitamin A, serta obat cacing

Bidan Puskesmas Cileungsi, Indri Sari, menilai peningkatan kualitas PMT berdampak langsung pada minat warga.

“PMT yang lebih baik membuat masyarakat lebih antusias datang ke Posyandu. Kehadiran sasaran meningkat hampir mencapai 90 persen,” katanya.

Sebelum adanya dukungan CSC, PMT Posyandu sebagian besar berasal dari iuran sukarela warga dan bantuan terbatas dari desa, sehingga menu yang disediakan relatif sederhana.

Tim Penggerak PKK Desa Dayeuh, Mamay Jamhari, menyampaikan bahwa keterlibatan perusahaan berperan penting dalam menjaga keberlanjutan Posyandu.

“Dukungan perusahaan sangat membantu, tidak hanya untuk PMT tetapi juga untuk keberlangsungan kader Posyandu. Ini menjadi penopang utama layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa,” ujarnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, Posyandu Tulip 2 diharapkan terus menjadi garda terdepan layanan kesehatan ibu dan anak di Desa Dayeuh, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan kesehatan sejak dini. (PR)