Berita Industri

Bappenas: Industri Kelapa Sawit Serap 16,2 Juta Tenaga Kerja

By 7 November 2018 January 28th, 2019 No Comments

Minyak sawit adalah komoditas penyumbang devisa terbesar yang mencapai US$ 22,9 miliar, dikatakan oleh Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono.

TEMPO.CO, Jakarta – Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menilai industri kelapa sawit berperan penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebab, industri kelapa sawit ini mampu menyerap 16,2 juta orang tenaga kerja dengan rincian 4,2 juta tenaga kerja langsung dan 12 juta tenaga kerja tidak langsung.

Ia mengatakan dalam pembangunan kelapa sawit, Indonesia harus memperhatikan masukan dan peran pihak swasta dan pekebun rakyat skala kecil. “Peran kedua stakeholders utama ini sangat penting dalam penerapan prinsip no one left behind dan inklusivitas dalam SDGs di sektor perkebunan sawit,” kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Jumat, 2 November 2018.

Bambang juga menjelaskan produksi kelapa sawit dan produk turunannya mampu menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB), menopang pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kinerja ekspor Indonesia. Menurut dia pada 2016 nilai ekspor kelapa sawit Indonesia mencapai Rp 240 triliun.

“Itu bahkan melebihi nilai ekspor migas kita. Tren ekspor menunjukkan peningkatan dan ke depan juga industri ini bisa lebih banyak menciptakan lapangan kerja,” ujar dia.

Saat ini, kata dia, pemerintah sedang berusaha menekan laju deforestasi perkebunan kelapa sawit untuk meningkatkan produktivitas. Ia menjelaskan salah satunya dengan kebijakan moratorium perkebunan sawit dan pembanunan rendah karbon. “Saat ini kami berupaya melakukan peremajaan perkebunan sawit rakyat untuk menekan laju deforestrasi,” kata dia.

 

Source : bisnis.tempo.co

Leave a Reply