
Salam Redaksi
Salam Green Tomorrow,
Salah satu program kerja pemerintahan Jokowi-JK dalam 9 (sembilan) agenda prioritas atau Nawa Cita adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa. Hal ini direalisasikan dengan tidak lagi selalu memusatkan pembangunan wilayah. Tujuannya satu, yaitu melakukan pemerataan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia seutuhnya.
Bagi KORINDO Grup, konsep membangun dari pinggiran telah dilakukan sejak berdirinya perusahaan ini pada tahun 1969 silam. Yang dilakukan KORINDO adalah membuka lapangan pekerjaan baru serta membangun sentra-sentra ekonomi sehingga mampu mempercepat lajunya roda perekonomian di wilayah-wilayah pinggiran.
Sebut saja wilayah Pangkalan Bun, Halmahera, Merauke dan Boven Digoel Papua yang dahulunya hanya dikenal sebagai daerah pinggiran. Kini dengan hadirnya KORINDO, kita dapat melihat sekolah, klinik, pasar, akses jalan raya, tempat ibadah, fasilitas umum dan sosial yang telah terbangun. Singkat kata, perekonomian di daerah-daerah ini pun turut mengalami peningkatan cukup signifikan.
Dalam Ulasan Utama edisi kali ini, Redaksi mengulas kontribusi yang luar biasa diberikan KORINDO Grup di bidang kesehatan. Bekerja sama dengan KOICA, KORINDO berhasil menyelesaikan pembangunan Klinik Asiki dan telah diresmikan pada awal September 2017 lalu. Hebatnya lagi, pelayanan gratis diberikan klinik ini kepada masyarakat lokal asli Papua.
Rubrik Informasi perusahaan memuat sejumlah aksi korporasi yang dilakukan divisi-divisi di KORINDO Grup. Diraihnya the Best Insurance dari media bisnis yang paling berpengaruh, penandatanganan kerja sama dengan berbagai pihak, hingga liputan khusus terhadap salah satu Divisi Perkebunan dari sebuah majalah ternama mewarnai pemberitaan di edisi kali ini.
Pembaca, kami juga berharap dengan bergabungnya Buletin Internal untuk komunitas Korea ke dalam Buletin Green Tomorrow ini akan senantiasa memberikan warna baru kepada seluruh keluarga besar KORINDO Group. Harapannya, setiap informasi semakin memperkuat keyakinan dan kesadaran kita akan pentingnya kerja sama dan tanggung jawab untuk bersama-sama membesarkan KORINDO Grup. Selamat membaca.
Klinik Modern Hadir di Pedalaman Papua
KORINDO Group bersama KOICA (Korea International Cooperation Agency) berhasil menghadirkan klinik modern bernama Klinik Asiki di Kampung Asiki, sebuah kampung pedalaman Papua di wilayah perbatasan Indonesia-PNG. Klinik ini dipersembahkan secara gratis bagi putra daerah Papua dan masyarakat tidak mampu sebagai kontribusinya dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat setempat.
Di atas lahan seluas 2.929 m2, klinik ini memiliki fasilitas cukup lengkap seperti ruang rawat jalan, rawat inap, ruang bersalin, perawatan bayi/perinatologi, IGD, ruang bedah minor, USG, farmasi, dan fasilitas lainnya hingga penyediaan kendaraan ambulans.
Pembukaan klinik secara resmi dibuka oleh Chairman KORINDO Group, Mr. Eun Ho Seung pada Sabtu(2/9). Acara peresmian ini dihadiri oleh Pejabat Pemerintah Propinsi Papua, Boven Digoel, Ketua dan anggota DPRD Boven Digoel, Minister Konsuler Korea untuk Indonesia, Ketua Representatif
KOICA di Indonesia, Ketua-ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA), dan sekitar 600-an masyarakat Asiki yang ikut meramaikan acara peresmian ini.
“Ini adalah wujud kongkrit peran serta swasta untuk ikut mensukseskan Program Indonesia Sehat sebagai upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang berperilaku sehat, hidup dalam lingkungan sehat, serta mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu untuk mencapai derajat kesehatan yang lebih tinggi,” ujar Mr Eun Ho Seung, Chairman KORINDO Group dalam sambutannya.
Mr Seung berharap, dengan adanya klinik ini dan juga adanya dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Boven Digoel akan dapat memenuhi harapan masyarakat dalam kebutuhan pelayanan kesehatan yang berkualitas tinggi dan menjadi pusat rujukan klinik maupun puskesmas sekitarnya.
la menambahkan, pihaknya juga akan mendatangkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Spesialis Anak secara berkala
agar pasien dapat berkonsultasi. Hal ini dilakukannya agar pelayanan terhadap kesehatan masyarakat dapat lebih maksimal.
Kepedulian atas kesehatan masyarakat pedalaman juga ditunjukkan KOICA. Bersama-sama dengan KORINDO, dan juga dukungan dari Pemerintah Daerah, Klinik Asiki telah berhasil berdiri megah di sebuah perkampungan Asiki, Boven Digoel.
“Dengan pembukaan Klinik Asiki ini diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk mewujudkan impian kita bersama (untuk mewujudkan masyarakat yang sehat-red),” ujar Mr.Kim Changnyun, Minister Counsellor, Kedutaan Besar Korea di Jakarta dalam sambutannya.
la menjelaskan, tujuan dari klinik ini adalah untuk menopang kegiatan sehari-hari warga sekitar, memperkuat sistem pelayanan medis serta SDM. “Sehingga ke depannya sistem pelayanan kesehatan di wilayah Asiki dapat memberikan peranan yang penting dan bermanfaat,” jelas Mr Kim Changnyun.
di kesempatan yang sama, Dr Firman Jayawijaya, Manager Klinik Asiki menambahkan, awalnya klinik ini bernama Klinik KORINDO yang sudah beroperasi sejak tahun 1994 silam.
“Namun seiring dengan berjalannya waktu, di mana kebutuhan kesehatan yang semakin meningkat, KORINDO bersama KOICA berhasil membangun klinik yang lebih besar dan representatif,” ujar Dr Firman. Proses pembangunan sendiri dimulai dengan acara Peletakan Batu Pertama pada tanggal 23 Februari 2016 silam.
Menurutnya, KORINDO Group selalu berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sejauh ini pihaknya telah mendirikan 8 klinik di beberapa tempat di pedalaman Papua.
Ini diharapkan mampu mengurangi beban kesulitan masyarakat lokal yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan.
Maklum saja, sebelum adanya klinik-klinik yang dibangun KORINDO ini, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,
masyarakat lokal mesti pergi ke Tanah Merah di Boven Digoel ataupun rumah sakit di Merauke yang waktu tempuhnya bisa mencapai 3 hingga 12 jam perjalanan.
Dalam menjalankan operasionalnya, Dr Firman menjelaskan Klinik Asiki ini fokus pada 8 program prioritas, yaitu: Menurunkan angka kematian ibu hamil, ibu melahirkan dan bayi baru lahir melalui peningkatan pelayanan kesehatan ibu, balita dan Keluarga Berencana (KB); perbaikan status gizi masyarakat; dan pengendalian penyakit menular serta penyakit tidak menular diikuti penyehatan lingkungan.
Selain itu melalui klinik ini akan dilakukan juga pengembangan Sistem Jaminan Kesehatan Nasioinal (JKN); pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan bencana dan krisis kesehatan; peningkatan pelayanan kesehatan primer; meningkatkan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, dan terakhir adalah fokus dalam meningkatkan sumber daya manusia yang profesional, (ayu/ymr/ ¡qb)








