
Foto: (Dari Kanan ke Kiri) Senior Vice Chairman Korindo Group Robert Seung, Gubernur Papua Selatan Apollo Safanpo, Direktur PT Puri Abadi Indonesia Kim Jongman, dan Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah pada acara Groundbreaking Hotel Fairfield by Marriott, Rabu (30/7/2025).
MERAUKE – Setelah ditunjuk sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Selatan, Kabupaten Merauke kini memasuki babak baru dalam pengembangan infrastruktur pariwisata dan ekonomi lokal lewat pembangunan Fairfield by Marriott. Sesuai dengan namanya, Fairfield by Marriott merupakan hotel bintang empat berstandar internasional yang menjadi bagian dari jaringan hotel terkemuka Marriott, yang telah berpengalaman dalam mengelola ribuan hotel di seluruh dunia.
Pembangunan hotel ini menjadi langkah strategis yang diyakini mampu memperkuat status Merauke sebagai salah satu wilayah Proyek Strategis Nasional (PSN). Merauke akan menjadi pintu gerbang para investor, pemerintah pusat maupun pengunjung yang akan bertolak ke daerah-daerah lainnya di sekitar Papua Selatan.
“Tentu kita semua tahu Merauke sebagai salah satu kabupaten yang menjadi proyek strategis nasional, pasti banyak (pejabat maupun pemerintah) dari pusat juga akan berkunjung. Ketika dengan ada hotel yang memang fasilitasnya lebih baik, pasti akan jadi pilihan,” tandas Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah dalam acara Groundbreaking Ceremony Hotel Fairfield by Marriott, Kamis (30/7/2025) lalu.
Selain menjadi salah satu titik epicentrum perekonomian di Papua Selatan, Merauke juga menyimpan potensi besar di sektor pariwisata. Saat ini Merauke menyimpan berbagai destinasi wisata eksotis, seperti Pantai Payum, Pantai Onggaya serta Taman Nasional Wasur, di mana para pelancong bisa menyaksikan koleksi flora dan fauna endemik Papua Selatan, termasuk Musamus atau rumah semut yang tinggi menjulang.
“Merauke juga punya beberapa titik-titik kawasan pariwisata yang ke depan juga kita kembangkan sehingga ketika dengan adanya hotel berbintang empat ini juga akan menarik wisatawan yang akan datang, terutama dari luar negeri. Karena kan Fairfield ini by Marriott berarti kelas internasional juga, pasti itu juga akan menjadi menarik wisatawan yang berkunjung dari luar negeri,” tambahnya.
Fauzun menuturkan, pembangunan di Merauke saat ini sudah semakin maju, terlebih dengan status Papua Selatan sebagai Daerah Otonomi Baru. Oleh karena itu pemerintah daerah siap membuka diri kepada para investor yang ingin berinvestasi.
Senada dengan yang diutarakan Wakil Bupati Merauke, Direktur PT Puri Abadi Indonesia (anak usaha Korindo Group) Kim Jongman menyampaikan hal sama.
“Pembangunan hotel ini akan mendorong kegiatan ekonomi di kawasan Papua Selatan. Dengan merangkul unsur-unsur etnik Papua, hotel ini juga berpotensi menjadi ikon bagi Kota Merauke,” ujarnya.
Kehadiran hotel ini tidak hanya menambah pilihan akomodasi premium di Merauke, tetapi juga membawa standar internasional dalam pelayanan dan fasilitas yang mendukung kebutuhan perjalanan bisnis maupun liburan, yang secara tidak langsung akan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat local. (PR)








