Tanggapan terhadap Sustainableviews.com
PERNYATAAN RESMI
Korindo Menanggapi Kesalahpahaman Mengenai Komitmen Nol Deforestasi
Jakarta, 15 April 2026 – Korindo Group bermaksud untuk meluruskan anggapan bahwa perusahaan telah “mundur” dari komitmennya terhadap deforestasi. Penilaian tersebut mencerminkan kesalahpahaman terhadap perubahan struktural perusahaan, bukan penarikan diri dari kebijakan.
- Pemisahan Operasi Kelapa Sawit
Grup Korindo tidak lagi beroperasi di sektor kelapa sawit. Seluruh operasi kelapa sawit telah secara resmi dipisahkan dari Grup Korindo dan kini dikelola secara independen oleh TSE Group (tsegroup.co.id), dengan proses transisi yang selesai pada Oktober 2022.[1] Ketiadaan komitmen terkait kelapa sawit dalam pelaporan terkini Grup Korindo merupakan konsekuensi langsung dari pemisahan korporasi tersebut — bukan merupakan penarikan komitmen.
- Kebijakan Nol Deforestasi dan Pemantauan
Komitmen nol deforestasi Grup Korindo telah diberlakukan sejak Februari 2017, ketika seluruh pembukaan hutan alam secara resmi dihentikan di seluruh operasi kami. Komitmen ini mencakup kebijakan tanpa pengembangan lahan gambut, tanpa pembakaran, tanpa eksploitasi, dan tanpa deforestasi — dan tetap berlaku hingga saat ini. Pemantauan deforestasi dilakukan secara berkelanjutan melalui analisis citra satelit secara berkala.
- Kepatuhan terhadap EUDR
Grup Korindo berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh rantai pasok kayu kami bebas dari deforestasi. Kami terus memperkuat sistem pengadaan yang transparan, akuntabel, dan selaras dengan regulasi global, termasuk EUDR, sebagai bagian dari komitmen kami terhadap keberlanjutan lingkungan. Menyusul adanya perhatian yang disampaikan pada Juli 2025 terkait pemasok kayu pihak ketiga, Korindo segera mengambil tindakan sesuai dengan kebijakan keberlanjutan kami. Kasus ini menunjukkan bahwa pengawasan rantai pasok Korindo cukup kuat untuk mengidentifikasi dan menangani ketidaksesuaian — serta bahwa ketika ditemukan celah, kami segera menindaklanjutinya.
Tertanda,
Manajemen Korindo Grup
[1] Entitas yang dipisahkan meliputi PT Tunas Sawa Erma, PT Berkat Cipta Abadi, dan PT Dongin Prabhawa (efektif 1 April 2021), serta PT Gelora Mandiri Membangun dan PT Papua Agro Lestari (efektif 1 Oktober 2022).

