Berita Grup

Ini yang Dilakukan PT. TSE ke Sekolah Terpencil di Masa Pandemi

By 13 October 2020No Comments

PICTURE: The management of PT Tunas Sawa Erma with teachers from SDN Persiapan after the handover of teacher honorarium, late September 2020

BOVEN DIGOEL, PAPUA – Pandemi Covid-19 telah melanda di berbagai daerah, mulai dari perkotaan hingga ke pelosok daerah. Hal ini berdampak pula pada proses belajar mengajar yang berlangsung di berbagai tempat. Kesulitan yang dihadapi sekolah bertambah karena biaya operasional dan minimnya alat penunjang belajar yang dimiliki para siswa terutama yang ada di daerah terpencil. Karena itu dibutuhkan peranan berbagai pihak untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.

Melalui program CSC (Corporate Social Contribution), PT. Tunas Sawa Erma—anak usaha Korindo Group di bidang perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Papua—kembali membuktikan kepeduliannya terhadap pendidikan dan kesejahteraan guru di wilayah pedalaman melalui pemberian alat tulis dan bantuan honor guru di SDN Persiapan di Kampung Miri, Boven Digoel, Papua pada Rabu (30/9).

SDN Persiapan Miri merupakan salah satu sekolah yang tidak menerapkan proses pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran daring (dalam jaringan) di era pandemi ini dikarenakan tidak adanya akses jaringan internet di wilayah tersebut, sehingga berakibat proses belajar mengajar sempat terhenti beberapa waktu. Namun pada awal Agustus 2020, pemerintah daerah setempat mengizinkan sekolah dapat memulai kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan sistem Shift dan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Melihat situasi ini PT. TSE tergerak untuk memberikan dukungan berupa pemberian alat tulis kepada seluruh siswa siswa yang berjumlah 48 orang dengan harapan dapat memotivasi anak sekolah untuk lebih semangat belajar di rumah ataupun di sekolah. Bantuan ini juga dirangkaikan dengan pembagian honor guru yang sudah dilakukan perusahaan secara rutin setiap bulannya.

Mewakili perusahaan, Deputy GM Daniel Sim Ayomi megatakan bahwa bantuan ini sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian perusahaan terhadap pendidikan dan kesejahteraan guru dilingkungan sekitar, agar guru honor tetap semangat untuk mengajar.

Di kesempatan yang sama kepala sekolah SDN Persiapan Miri, Lambertus Takerop S.Pd berujar bahwa batuan ini dapat memberi dorongan kepada tenaga pendidikan dan berharap batuan ini terus berlanjut

Hal serupa juga diutarakan oleh salah satu guru penerima honor, Teda Gembenop S.Pd yang begitu senang dan bersyukur atas bantuan yang diterima. Tidak hanya karena honor yang diterimanya tetapi juga atas bantuan alat tulis menulis berupa buku, pulpen dan pensil.

“Semoga bantuan ini mendorong anak-anak untuk lebih giat sekolah demi meraih cita-cita masa depan mereka yang lebih baik” ujarnya. (humasppa/widya/acep)

Leave a Reply